Resum Kajian Pra-Nikah Pertemuan 6
Notulen Kuliah Pranikah ke-6 (19 maret 2017)
"Metode ta'aruf & teknik khitbah yang syar'i"
ustd.Ransi Al indragiri
Jodoh itu tdk akan pernah tertukar. Keberkahan itu ditentukan oleh cara mendapatkannya. Jika sudah diawali dengan berpacaran (zina) maka itu bisa disebut yang namanya tidak berkah.
1.
TA'ARUF
~perkenalan (menggunakan CV,atau perantara)
~modalnya percaya diri
~landasannya adalah kejujuran
Jika berkulit hitam ,tp saat mengajukan CV fotonya terlihat putih,maka itu dikatagorikan kebohongan. Jujur saja dengan fisik yang dimiliki. Karena Allah tidak perna menciptakan produk gagal.
Ta'aruf masa kini VS ta'aruf masa Nabi
Jaman Nabi dulu dgn skarang ta'arufnya berbeda,karena di jaman Nabi ketika mau ta'aruf maka yang dilihat adalah bapaknya. Contoh jika ingin ta'ruf dgan fatimah maka lihatlah rasulullah saw.
Kalau anak muda jaman sekarang sdah banyak terkontaminasi dengan lingkungan. Salah satu pengaruhnya adalah apa yang ditonton dan dibaca. Maka dari itu dijaman sekarang diperbolehkan menggunakan CV.
Wanita tdak boleh menuntut suaminya romantis,menggombal,merayu karena wanita tidak tahu suaminya bekerja diluar itu bagaimna.
2.PACARAN ITU BUKAN TA'ARUF
~ikhtilat yang dilarang
~khalwat
~zina anggota tubuh
3.SETELAH TA'ARUF
~sholat istikhoroh
~diskusi, keorang tua. Disarankan ke ustadz/ah
~nazhor(melihat/meneliti) , jika yg memakai cadar boleh dibuka cadarnya. Nazhor itu hrs beesama wali perempuan(ayah,ibu,kakak,adik,tante,paman)
KHITBAH(meminang)
~jangan meminang pinangan orang lain
~jangan bilang2 saat meminang/dipinang,tdk usah update status. Cukup diam saja.
~hati2 penipuan.
Kepada siapa pinangan ditujukan
~kpada wali wanita(bapaknya,adiknya,kakeknya)
~boleh langsung kepada wanita rasyidah(wanita bijaksana)HR.imam muslim
~wali boleh menawarkan wanita dibawah perwaliannya
~wanita boleh menawarkan diri kepada laki2 sholeh.
Realistis dalam ta'aruf. Terima apa adanya. Tidak usah dilebih2kan. Jika miskin/tidak punya kekayaan banyak tidak usah sok2an berpenampilan kaya.
Orang setelah ta'aruf dan khitbah godaannya banyak makanya realistis saja.
Melihat kekurangan diri,agar tidak mencari yg sempurna

Komentar
Posting Komentar